tentang kami

Wilayah  Desa  Sumberejo kulon berada di ketinggian ± 92 M di atas permukaan laut, terletak 23 km  arah tenggara  kota  kabupaten  Tulungagung  dan 2 km arah barat daya dari Ibu kota kecamatan Ngunut . Desa Sumberejo kulon dengan luas wilayah   233 Ha di bagi menjadi  2  dusun yaitu dusun Krajan, dan dusun Kebon.


Secara geografis Desa Sumberejo kulon memiliki letak cukup strategis karena hampir seluruh wilayah berada pada tanah datar dan dijadikan jalur penting untuk mengakses antara sebagian wilayah kecamatan Sumbergempol  ke wilayah Kecamatan  Ngunut dengan tingkat mobiltas yang cukup padat .


Dengan topografi desa di dataran dan subur dengan didukung sistem pengairan menjadi potensi pengembangan pertanian yang potensial  menghasilkan produk pertanian yang baik. Pola pembangunan lahan di Desa Sumberejokulon lebih didominasi oleh kegiatan pertanian pangan dan hortikultura yaitu padi, jagung, kedelai dan lain lain. Dengan penggunaan pengairan irigasi teknis dari lodoagung yang cukup memadai serta dibantu dengan pembuatan sumur buatan, membantu sistem pertanian yang baik.


Sejarah

Dari cerita turun temurun desa Sumberejo Kulon awalnya bernama Desa Bakalan. Desa Bakalan adalah sebuah wilayah yang hutanya dibabat dengan penuh kesabaran dan ketekunan yang dilandasi semangat gotong royong oleh kelompok prajurit dan kerabat kerajaan Mataram (Kartosura). Atas dasar musyawarah penduduk pemerintahan desa bakalan pertama kali dipimpin oleh bapak Raden Rejo Sentiko. Beliau adalah salah satu keturunan atau kerabat Mataram. Desa bakalan berdiri sejak tanggal 22 Mei 1725. Raden Rejo Sentiko menjabat sebagai kepala desa tahun 1725 – 1764. Desa Bakalan yang dipimpin Bapak Raden Rejo Sentiko semakin hari semakin maju dan tertata rapi. Setelah tanan babatanya semakin luas dan usia semakin tua Raden Rejo sentiko memberikan jabatan pimpinan desa Bakalan menjadi 2 bagian wilayah, masing-masing wilayah diberikan kepada putra-putranya. Karena desa bakalan banyak temuan sumber (mata air) maka nama desa dirubah menjadi Sumberejo. Desa Sumberejo tersebut dibagi menjadi 2 bagian wilayah sebalah barat dan sebelah timur. Sumberejo bagian barat yang sekarang ini menjadi nama Sumberejo Kulon (kulon /barat) diberikan kepada anaknya yang bernama Kertosentiko. Sedangkan wilayah bagian Timur disebut sebagai desa Sumberejo Wetan diberikan kepada anaknya yang ke 2 bernama Golosono. Dengan demikian mulai saat itu desa Bakalan sampai saat ini eksis/terkenal dengan sebutan desa Sumberejo Kulon.